Showing posts with label saya tidak akan mengerjakan maksiat lagi" Apakah itu terhitung nazar ?. Show all posts
Showing posts with label saya tidak akan mengerjakan maksiat lagi" Apakah itu terhitung nazar ?. Show all posts

Thursday, August 4, 2016

on Leave a Comment

Sanksi atau kaffara Sumpah sama dengan kaffarah Nadzr. Dulu saya pernah berucap " Demi Allah, saya tidak akan mengerjakan maksiat lagi" Apakah itu terhitung nazar ?

Link : https://www.facebook.com/sinaragama/posts/971421849637939


Salam.
Dulu saya pernah berucap " Demi Allah, saya tidak akan mengerjakan maksiat lagi". Tapi dikemudian hari saya maksiat. Dan ucapan itu saya ucapkan sebanyak 2X di hari yang berbeda.
Pertanyaannya :
1. Apakah itu terhitung nazar ?
2. Kalau terhitung nazar dan saya melanggarnya, apakah saya kena sanksi ?
3. Kalau kena sanksi, apa bentuk sanksinya itu ? Apakah saya harus berpuasa 3 hari ?
Syukron.
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Komentar

Sinar Agama Salam dan terimakasih pertanyaannya:

1- Yang antum lakukan itu termasuk sumpah yang sama hukumnya dengan nadzr/nadzar dan janji kepada Allah.

2- Karena masuk dalam hukum sumpah, maka wajib dilakukan dan melanggarnya adalah dosa dan harus bayar kaffarah.

3- Sanksi atau kaffarahnya sama dengan kaffarah nadzr, yaitu salah satu dari tiga hal berikut ini:

a- Membebaskan budak.

b- Memberi makan 10 orang Syi'ah yang fakir/miskin.

c- Membari pakaian 10 orang Syi'ah yang fakir/miskin.

Kalau ketiga hal di atas itu tidak bisa dilakukan, maka baru bisa diganti dengan puasa tiga hari.

Catatan:
Tapi pelanggarannya cukup sekali. Kalau sudah terlanggar maka sumpahnya sudah jatuh hingga kalau melanggar lagi sudah tidak kena kaffarah lagi.

Orlando Banderas 1. Kalau memberi makannya dengan nasi+ telor+tempe, boleh gak ?
2. Boleh khan diberi uangnya aja tapi bilang ke orang fakir itu harus dibelikan makanan ?

Sinar Agama Orlando Banderas, :

1- Boleh.

2- Asal yakin akan melakukannya. Dan menjadikannya wakil antum untuk membeli makanan yang kemudian diberikan padanya dan dia sebelum dia makan.




Andika Karbala. Powered by Blogger.