CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Sunday, November 27, 2016
Persiapan apa yang dianjurkan dalam penantian Imam Mahdi afs?
Link : https://web.facebook.com/sinaragama/posts/1057162077730582?_rdr
Yanuar Rizky
ke
Sinar Agama
21 Oktober
·
Assalaamualaikum ustad izin mau bertanya..Dalam masa penantian ini selain membaca doa-doa utk mempercepat kehadiran beliau afs,lalu persiapan aktual seperti apa lagi yang benar-benar sangat dianjurkan oleh beliau afs?
Terima kasih..salaam
Suka
Tunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Bagikan
Kronologis
3
3
Komentar
Raihana Ambar Arifin
Allahumma sholli ala Muhammad wa Aali Muhammad.
Suka
·
Balas
·
1
·
21 Oktober pukul 23:29
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya: Yang dianjurkan dalam masa penantian ini adalah seperti:
1- Meningkatkan ilmu agamanya karena Allah (ikhlash dan profesional, yakni belajar ke orangnya seperti memang belajar di sekolah agama dan mengamalkan ilmunya), terutama akidah dan fiqih kesehariannya baik yang menyangkut dirinya, keluarganya, sosial budayanya, politik dalam negerinya, politik luar negerinya dan semacamnya.
2- Mengamalkan ilmunya yang di poin (1) di atas juga karena Allah.
3- Menyehatkan badan dan ruhaniahnya, seperti olah raga, makan halal, tidak makan yang syubhat (samar tentang kehalalan atau keharamannya), belajar bela diri dan semacamnya yang juga dilakukan hanya karena Allah, bukan karena ingin sehat, hobby, ingin langsing dan semacamnya.
4- Kokoh berpegang pada Wali Faqih dengan terjemahan dari orang yang memang mengerti tentangnya dan mengamalkannya dalam keseharian.
5- Membantu agama dengan sedaya upayanya seperti pikiran, tenaga dan harta yang juga dengan niat ikhlash hanya semata karena Allah swt. Bukan membantu seperti seribu rupiah atau seratus ribu setiap pengajian kepada yayasan atau jalan agama, melainkan memang memprogram diri dengan menyisihkan dengan penuh pengorbanan sebagian rejekinya untuk disumbangkan di jalan Allah secara profesional dalam penyaluran dan dengan niat ikhlash kepada Allah. Misalnya, kalau bayaran atau penghasilan perbulannya 5 juta, maka 1 jutanya diperuntukkan bantuan di jalan Allah dengan menyalurkannya kepada yang memang amanat dan profesional dalam menyiarkan agama yakni dengan ilmu yang benar, niat yang benar dan ketaatan yang benar-benar tinggi.
6- Hatinya selalu mendamba secara serius dan berdebar(seperti orang yang sedang menunggu kekasihnya) untuk kedatangan Imam as dan tidak ada cita-cita lebih tinggi di dalam dirinya selain ingin mengabdi kepada beliau as hari ini dan esok hari ketika beliau as keluar, dengan niat juga ikhlash kepada Allah.
7- Berdoa secara hati, lafazh/kata dan perbuatan untuk kedatangan beliau as.
8- Selalu berjanji kepada Allah, Nabi saww dan beliau as sendiri, untuk selalu dalam baiat kesetiaan dan pengabdian kepada beliau as dari sejak hari ini sampai kapanpun. Karena itu bagus sekali membaca doa 'Ahdun/'Ahd, karena di dalamnya sudah berisi doa kata/lafazh dan janji setia atau baiat. Jadi, kalau diniatkan dengan tulus karena Allah terhadap kandungan-kandungan doanya itu, maka doa hati, lisan serta baiat kepada beliau as sudah terlaksana. Tinggal doa dan baiat aplikasinya yang perlu ditambahkan, yaitu dengan mengamalkan poin-poin di atas.
Suka
·
Balas
·
1
·
22 Oktober pukul 10:26
Yanuar Rizky
Terima kasih ustad
Suka
·
Balas
·
22 Oktober pukul 21:14
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment