CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Friday, August 19, 2016
SEDEKAH SEPERTI APA YANG DI TERIMA ALLAH 'AZZA WA JALLA?
Link : https://web.facebook.com/sinaragama/posts/984385581674899?_rdr
Shadra Hasan
ke
Sinar Agama
22 Juli pukul 0:56
·
Salam. sedekah yg spt apa yg diterima Allah ajja wa jalla
Trims ust.
Suka
Suka
Super
Haha
Wow
Sedih
Marah
Komentari
Bagikan
Kronologis
Komentar
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya: Tapi sebelum saya jawab perlu saya koreksi tulisannya terlebih dahulu dengan:
"Salam. sedekah yg spt apa yg diterima Allah 'azza wa jalla
Trims ust."
1- Hanya sekedar mengingatkan bahwa sedekah itu bisa wajib dan bisa sunnah. Yang wajib seperti kaffarah, zakat, uang haram yang ketahuan jumlahnya tapi tidak ketahuan pemiliknya (seperti riba bank) dan semacamnya. Yang sunnah seperti memberi kepada seseorang tanpa pewajiban dari syari'at secara khusus.
2- Kalau antum bertanya sedekah apa yang diterima Allah, maka mengingat pembagian sedekah di atas itu, bisa dijawab dengan:
a- Kalau sedekah wajib maka yang akan diterima Allah (baca: setidaknya yang layak diharap untuk diterimaNya) adalah:
a-1- Sedekahnya mesti sesuai dengan takaran sedekah yang telah diwajibkan oleh agama itu. Misalnya 60 x 1 mud (+/- 8 ons x 60), 3 kg dan semacamnya.
a-2- Sedekahnya mesti diberikan kepada yang sudah ditentukan obyeknya oleh syari'at, yaitu diberikan kepada orang Syi'ah yang fakir atau miskin. Syi'ah maksudnya Syi'ah 12 imam as. Faqir/fakir maksudnya yang tidak memiliki biaya hidup secara normal untuk satu tahun keperluaannya atau tidak memiliki pekerjaan tetap yang cukup untuk biaya hidup normalnya dalam setahun. Miskin maksudnya tidak memiliki apapun biaya hidupnya walau hanya sekedar makan untuk esok harinya.
a-3- Mesti diniatkan karena Allah. Yakni ikhlash karena Allah swt semata.
b- Kalau sedekah sunnah maka yang akan diterima Allah adalah yang ikhlash dilakukan hanya karena Allah swt. Sebisa mungkin tidak mencampuri apapun dalam niat karena Allah-nya itu sekalipun tidak termasuk riyaa' (dipuji orang lain) seperti rasa kasihan, iba, tidak tega, cinta, benci, dendam, rindu, dan perasaan-perasaan lainnya.
Suka
·
Balas
·
22 Juli pukul 12:05
·
Telah disunting
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment