CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Sunday, August 14, 2016
Jawabah ustad atas hinaan sang pembenci dalam hal mut'ah
Link : https://www.facebook.com/sinaragama/posts/977783185668472
Agus Suganda
ke
Sinar Agama
11 Juli
·
Sinar Agama, boleh saya menikah mut'ah dengan istri atau saudara wanita engkau?
Suka
Tunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Bagikan
Kronologis
Komentar
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya:
a- Kalau dengan istri saya atau istri siapa saja maka tidak boleh karena salah satu syarat bagi wanita yang mau melakukan nikah mut'ah/temporer atau daim/permanent, adalah tidak dalam keadaan punya suami dan bahkan tidak dalam keadaan iddah. Kalau kawin dengan orang lain dalam keadaan punya suami maka hukumnya di Syi'ah maka suaminya berhak membunuh istrinya itu kalau mau.
b- Kalau dengan saudariku maka tergantung keadaan:
b-1- Kalau saudariku itu bukan janja, maka selain dia sendiri harus mau tanpa dipaksa kawin denganmu secara mut'ah, juga mesti ijin secara jelas pada ayahku sebagai wali saudariku itu dengan perijinan yang jelas seperti siapa calon suami mut'ahnya, kapan kawinnya dan kapan selesainya, berapa maskawinnya dan semacamnya. Jadi, harus minta ijin dulu pada ayahku dengan jelas. Kalau ayah sudah mengijinkan, baik dengan syarat atau tidak, dan saudariku juga sudah mau, baik dengan syarat atau tidak, maka kamu boleh mengawini saudariku.
Syarat itu bisa seperti tidak boleh jimak, tidak boleh ciuman, tidak boleh sentuhan, tidak ini dan tidak boleh itu. Jadi, kalaupun sudah kawin belum tentu bisa bebas. Sebab bisa saja masih ada syarat baik dari wali wanitanya atau dari wanitanya itu sendiri.
b-2- Kalau saudariku itu sudah janda (pernah kawin dan sudah jimak dengan suaminya, lalu cerai atau ditinggal mati suaminya) dan tidak dalam keadaan iddah dari suami sebelumnya itu, maka kalau dia mau kawin mut'ah denganmu, maka kamu bisa mengawininya. Karena dia sudah punya hak penuh terhadap dirinya. Tapi kalau dia tidak mau, maka kamu tidak bisa mengawininya.
Suka
·
Balas
·
11 Juli pukul 19:10
Agus Suganda
Boleh lah sama saudarimu,,
Daripada beliau sendirian
Suka
·
Balas
·
11 Juli pukul 19:17
Sinar Agama
Agus Suganda
, saya kira kamu lelaki yang punya harga diri hingga pantang mengemis ...
Suka
·
Balas
·
11 Juli pukul 23:09
Agus Suganda
haahahaaa dasar syi'ah laknatullah
Suka
·
Balas
·
12 Juli pukul 10:25
Sinar Agama
Agus Suganda, kalau kamu kelak ditanya Tuhan tentang alasan ucapanmu ini, maka apa yang akan kamu jawabkan? Saya ingin sekali tahu alasanmu, barangkali saya bisa membantumu.
Suka
·
Balas
·
13 Juli pukul 12:56
·
Telah disunting
Agus Suganda
Bantu apa?
Bantu menyesatkan gitu?
Apa bantu mukul mukul badan sampe berdarah?
Apa bantu membeli buku dan kunci surga? Wkwkwkkk
Suka
·
Balas
·
14 Juli pukul 6:43
Sinar Agama
Agus Suganda
, sesatnya yang mana? He he... Lalu kami bukan pelaku pemukul sampai berdarah-darah itu. Mereka itu hanya segelintir di dunia Syi'ah. Kalau kitab kunci surga emangnya di madzhabmu tidak ada buku seperti itu?
Suka
·
Balas
·
14 Juli pukul 9:11
Andika
Allahumma sholli ala Muhammad wa Aali Muhammad..
Suka
·
Balas
·
16 Juli pukul 5:49
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment