CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Wednesday, May 18, 2016
Bagaimana kalo akhwat keguguran? apakah ada masa nifas dan istihadhah?
Link : https://www.facebook.com/shadra.hasan/posts/993204694062770
Shadra Hasan
14 April
·
Salam.
Bagaimana kalo akhwat keguguran? apakah ada masa nifas dan istihadhah?
Trims ust
Sinar Agama
Suka
Tunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Bagikan
43
Akmal Askari, Abah Surya, dan 41 lainnya
Komentar
Elok Zaa
Salam
Suka
·
Balas
·
14 April pukul 9:19
Nida Zain
Salam
Suka
·
Balas
·
14 April pukul 9:24
Tyna Fadhil
Ikut nyimak....
Suka
·
Balas
·
14 April pukul 9:25
Rahmawati Amin
Salam
Suka
·
Balas
·
14 April pukul 9:30
Aif Al Akif
Salan
Suka
·
Balas
·
14 April pukul 9:37
Muhammad Rizal
Salam
Suka
·
Balas
·
14 April pukul 9:42
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya: Sudah tentu ada nifas sekalipun kegugurannya masih berupa gumpalan darah kalau diyakini bahwa dia adalah sebagai permulaan bayi. Dan darah nifas ini paling banyak hanya sepuluh hari. Kalau melebihi sepuluh hari, maka nifasnya sejumlah kebiasaan jumlah hari haidhnya (kalau punya kebiasaan). karena itu nati shalat-shalat yang ditinggalkan selama sisa dari jumlah kebiasaan hari haidhnya itu ke sepuluh hari itu, semuanya diqadha'. Tapi kalau tidak punya kebiasaan jumlah hari-hari haidh (selesai haidhnya tidak tentu yakni jumlah hari-harinya berbeda-beda pada setiap haidh), maka yang dijadikan nifasnya sepuluh hari dan selebihnya dari sepuluh hari adalah istihadhah.
Suka
·
Balas
·
3
·
15 April pukul 13:39
·
Telah disunting
Andika
Allahumma sholli ala Muhammad wa Aali Muhammad..
Suka
·
Balas
·
16 April pukul 18:57
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment