CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Friday, April 8, 2016
Mau tanya bagaimana MENJAGA LISAN dari dosa?syukron
Link : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=904773292969462&id=207119789401486
Apel Hijau
ke
Sinar Agama
17 Maret pukul 19:47
·
Salam ustadz, mau tanya bagaimana menjaga lisan dari dosa?syu
Suka
Suka
Super
Haha
Wow
Sedih
Marah
Komentari
Bagikan
Kronologis
3
Hidayat Constantian dan 2 lainnya
Komentar
Apel Hijau
Syukron
Suka
·
Balas
·
17 Maret pukul 19:48
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya:
1- Harus tahu apa saja yang didosa oleh Islam sehubungan dengan lisan. Yakni harus tahu hukum fiqih tentang lisan.
2- Dosa linan seperti mengghibah, mencela, menyanyi yang sia-sia dan muthrib (nadanya sama dengan nada yang bisa dibuat joget, dansa dan buang-buang waktu), menyentuhkan pada yang tidak dihalalkan Tuhan (seperti berciuman yang haram), dan semacamnya.
3- Setelah tahu hukum di atas, maka sangat dianjurkan selalu mengingat mati. Mati yang pasti tiba dan menjadi pemula bagi kehidupan abadi dimana sekali kita gagal di dunia ini, maka selamanya akan menderita di akhirat kelak, na'udzubillah.
4- Kalau harus menjauhi teman atau kelompok yang selalu menyeret atau menyebabkan dosa-dosa itu, maka harus dijauhi.
5- Jangan pernah merasa bahwa amal-amal baik kita sudah pasti diterima Allah. Mengharap boleh, tapi memastikan, jangan sama sekali.
6- Kalau amal baik seperti ibadah belum tentu diterima, begitu pula seperti taubat, lalu dari satu sisi kita yakin bahwa dosa pasti dicatat karena tidak perlu syarat-syarat seperti ikhlash, maka apa yang bisa kita handalkan dan mengapa bisa kita tenang-tenang hidup tanpa tangisan dan keseriusan dalam taat?
Suka
·
Balas
·
2
·
19 Maret pukul 11:19
·
Telah disunting
Apel Hijau
Afwan klo boleh tanya lagi
1. Mengghibah itu apa dan seperti apa contohnya?
2. Mencela yg sia sia seperti apa ( menghina / mengolok/ apa??
3.Klo memceritakan kebaikan / sifat yg baik seseorang itu boleh gak?
Karna dalam keseharian gak lepas dari yg namanya berbicara, jd kerincian itu saya perlukan...atau ada catatan ustadz yg berkaitan dengan ini, sekali lagi syukron ustadz....
Suka
·
Balas
·
18 Maret pukul 14:22
Mati Kutu
Nyimak........
Suka
·
Balas
·
18 Maret pukul 17:44
Sinar Agama
Apel Hijau
,:
1- Mengghibah itu adalah menggunjing orang, yaitu membicarakan keburukan orang yang dilakukan secara tidak terang-terangan. Banyak lagi pembahasannya dan seingatku saya sudah pernah menulisnya.
2- Mencela yang sia-sia itu salah tulis, akan saya betulkan setelah ini. Yang benar adalah: " .....mencela, menyanyi yang sia-sia....."
3- Membicarakan kebaikan orang sudah tentu boleh asal kita yakin bahwa orangnya tidak jatuh pada kesombongan atau keriyaa'an.
Suka
·
Balas
·
1
·
19 Maret pukul 11:19
Andika
Allahumma sholli ala Muhammad wa Aali Muhammad..
Suka
·
Balas
·
Baru saja
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment