CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Saturday, April 16, 2016
Apakah ada aturan tertentu untuk sholat hadiah kepada orang yang sudah meninggal?
Link : https://www.facebook.com/sang.pecinta.90/posts/977618432288063
Shadra Hasan
22 Maret pukul 16:36
·
Salam.
Apakah ada aturan tertentu untuk sholat hadiah kepada orang yang sudah meninggal?
Trims ust
Sinar Agama
Suka
Tunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Bagikan
38
Isme Reni, Akmal Askari, dan 36 lainnya
Komentar
Adlimi Lamsuan
Salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 16:39
Delima Sorga Rithe
Slm
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 16:56
Aif Al Akif
Salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 17:21
Alisya Banna
.
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 18:02
Argumentasi Rasional
.
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 18:09
Akmal Askari
Salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 18:13
Sholeh Noah
salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 18:54
Haydar Haydar
Salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 21:02
Fadhilah Al Khubro
Salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 21:11
Safrin
Salam
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 21:23
Rudianto Menggugat
Kebetulan tadi sore temanku meninggal... Caranya??
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 22:21
Siti Rabie Aidie Esfahanei
Suka
·
Balas
·
22 Maret pukul 22:32
Sirozi Paiton
slm
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 0:29
David M Noor
.
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 2:15
Muhammad Rizal
Salam
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 5:27
Okky Van Suryo
.
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 8:41
Muhammad Nur Arief
salam
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 9:13
Ummu Salamah
salam
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 9:44
Andika
Salam..
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 10:17
Sri Yanti
Nyimak
Suka
·
Balas
·
23 Maret pukul 10:55
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya: Tidak ada cara tertentu, sebab persis seperti shalat-shalat biasa dan hanya niatnya saja yang dirubah, yaitu:
a- Kalau untuk yang sudah meninggal bisa diniatkan mewakilinya (misalnya: "Saya shalat dua rakaat mewakili almarhum Fulan karena Allah) dan bisa juga dengan cara menghadiahkan pahalanya (misalnya: "Saya shalat sunnah dua rakaat karena Allah yang pahalanya dihadiahkan untuk almarhum Fulan).
b- Kalau masih hidup hanya bisa dengan cara ke dua di atas, yaitu penhadiahan.
c- Shalat sunnah itu ada dua golongan secara global:
c-1- Yang ada anjuran dan cara khususnya, seperti shalat malam, shalat Ja'far ra dan semacamnya. Semua shalat-shalat ini bisa dihadiahkan (kepada yang hidup dan yang sudah meninggal), atau bisa dengan mewakili (yang sudah meninggal).
c-2- Yang tidak ada anjuran tapi tidak ada cara khususnya. Shalat sunnah seperti ini diistilahkan dengan "Shalat Sunnah Muthlaqah" atau Shalat Sunnah Yang Mutlak, yakni dengan cara apa saja bisa dilakukan asal memenuhi syarat-syarat shalat seperti ada niat dan takbir ihramnya, ada rukuk dan sujudnya, ada bacaan Fatihahnya (tapi bisa tanpa surat) dan semacamnya.
d- Tambahan:
Semua yang diterangkan di atas itu adalah shalat-shalat sunnah yang bisa dihadiahkan kepada orang yang sudah meninggal.
AKAN TETAPI, kalau maksud antum dengan shalat hadiah itu adalah yang biasa dilakukan pada malam pertama penguburan yang biasa dikenal dengan "Shalat Wahsyat", maka caranya ada dua macam, yaitu:
1- Seperti shalat Shubuh tapi setelah Fatihah di rakaat pertama membaca surat Qulhuwallaahu ahad/ikhlash dua kali. Dan pada rakaat ke dua setelah Faatihah membaca surat ke: 102 (Takaatsur) sepuluh kali. Dan setelah salam membaca:
اللهم صل على محمد و آل محمد ، و ابعث ثوابها إلى قبر فلان بن فلان .
"Ya Allah, shalawat atas Muhammad dan Aalu Muhammad, sampaikanlah pahala shalat ini kepada kubur Fulan bin Fulan).
2- Seperti shalat Shubuh tapi setelah Fatihah pada rakaat pertama membaca ayat Kursi satu kali (QS: 2:255-257), dan pada rakaat ke dua setelah Fatihah membaca surat Qadr sepuluh kali, lalu setelah shalat membaca doa yang sama seperti di atas.
Fadhilah shalat ini adalah:
a- Untuk yang shalat, diberikan kebaikan sebanyak terbitnya matahari dan diangkat derajatnya setinggi empat puluh kali.
b- Untuk yang meninggal, dari sejak hari itu sampai hari kiamat, dikirimi seribu malaikat dengan membawa pahala dan kelapangan menghindarkannya dari kesempitan di dalam kuburnya. Wassalam.
Suka
·
Balas
·
6
·
23 Maret pukul 13:26
·
Telah disunting
Arthom Thom
Salam.. buat semua pecinta Ahl Bait Rasulullah SAWW
Suka
·
Balas
·
1
·
23 Maret pukul 22:39
Muhammad Nur Arief
wa 'alaykumussalaam wr wb
Suka
·
Balas
·
29 Maret pukul 11:38
Andika
Allahumma sholli ala Muhammad wa Aali Muhammad.
Suka
·
Balas
·
Baru saja
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment