CATATAN UST SINAR AGAMA
BELAJAR FIQIH SYIAH IMAMIYAH DENGAN USTAD SINAR AGAMA
Monday, March 28, 2016
Apakah ada fungsinya berwudhu dalam kondisi haid?
Link : https://www.facebook.com/sang.pecinta.90/posts/966959523353954
Shadra Hasan
3 Maret pukul 15:31
·
Salam.
Apakah ada fungsinya berwudhu dalam kondisi haid?
Trims ust
Sinar Agama
Suka
Tunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Bagikan
54
Isme Reni, Bima Wisambudi, dan 52 lainnya
24 komentar
1 kali dibagikan
Komentar
Lihat 2 komentar lain
Muhammad Nur Arief
salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 15:33
Tatheer Zahrah
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 15:37
Adlimi Lamsuan
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:03
Yulis Kapita
.
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:30
Amhie Azula
Salam...
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:35
Muhammad Rizal
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:36
Delima Sorga Rithe
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:41
Herjuno
nyimak
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:45
Burhan Baso Az Dzaki
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:49
Yetty Fathimah
Nyimak...
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 16:55
Andika
Salam..
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 17:08
Akmal Askari
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 17:19
Sinar Agama
Salam dan terimakasih pertanyaannya: Yang tahu fungsi filsafatnya secara hakiki adalah Allah. Kalau fungsi syari'atnya adalah bahwa wudhu' itu bisa menjadikan yang berwudhu' bisa melakukan ibadah sunnah yang dianjurkan agama seperti dzikir dan berdoa di setiap waktu shalat. Mirip dengan orang junub yang makruh kalau makan dan minum sebelum mandi besar kecuali kalau berwudhu' dulu.
Kalau hikmah filsafatnya jelas ada seperti memutihkan wajah lahir batinnya, mensucikan dosa-dosanya, mendatangkan pahala dan kebahagiaan dunia-akhirat, dan semacamnya.
Perlu diketahui bahwa wudhu' dan mandi besar itu tidak selalu seiringan, kecuali hanya dalam junub (jimak, keluar mani, orgazme dan semacamnya). Karena itulah, bagi yang sudah mandi besar karena haidh, nifas, istihadhah dan mandi besar sunnah, tetap diwajibkan wudhu'.
Suka
·
Balas
·
16
·
3 Maret pukul 17:30
Khommar Rudin
أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ
أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ
Lihat Terjemahan
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 18:56
Rini Astuti
Nyimak
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 18:56
Ana Silky
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 19:52
Shadra Hasan
Apakah bernilai pahala ust dlm hal ini?
Suka
·
Balas
·
1
·
3 Maret pukul 19:54
Diriku Di Kudus
salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 20:10
Andika
Salam..
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 21:35
Irawati Vera
salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 21:41
Indah Handayani
Salam
Suka
·
Balas
·
3 Maret pukul 22:09
Sinar Agama
Shadra Hasan, saya tidak paham maksud pertanyaan antum. Kalau maksudnya apakah pahalanya ada, maka ada. Kalau maksudnya apakah pahala yang ada itu besar, maka bagaimanapun yang namanya pahala sudah pasti baik dan menguntungkan kita. Itu sudah cukup memberikan makna besar.
Suka
·
Balas
·
6
·
4 Maret pukul 9:25
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment